Sunday, April 19, 2009

Play-off NBA Lakers Kuasai Barat, Ramai di Timur

Narayana Mahendra Prastya - detiksport


(Daylife)
Los Angeles - Enam belas tim terbaik NBA yang dibagi dalam dua wilayah siap bertarung di babak play-off. Di wilayah Barat, Los Angeles Lakers diperkirakan tanpa pesaing. Sementara di Timur, ada dua tim yang diperkirakan bersaing ketat.

Di Wilayah Barat, status unggulan disandang oleh Lakers. Kobe Bryant cs. akan memulai perjuangannya dengan menantang Utah Jazz. Sebagai tim yang memiliki peringkat lebih tinggi dibanding Jazz, maka Lakers memiliki keuntungan dengan memainkan empat dari tujuh laga di kandang sendiri, Staples Centre.

Lakers memiliki catatan 65 kali menang dan 17 kali kalah di sepanjang musim ini. 36 kemenangan didulang di Staples Centre, dan hanya lima kekalahan diderita di kandang.

Sementara di Wilayah Timur, persaingan ketat diprediksi terjadi antara dua tim. Mereka adalah Cleveland Cavaliers dan juara bertahan Boston Celtics.

Cavaliers adalah menjadi pemuncak wilayah timur dengan catatan kemenangan terbaik dengan 66 kali menang dan hanya 16 kali kalah.

Di kandang sendiri, Quicken Loans Arena, Cavaliers hanya kalah dua kali. Dalam play-off kali ini, Cavaliers memiliki jadwal empat kali menjamu lawannya, Detroit Pistons.

Sementara perjuangan Boston Celtics mempertahankan gelar akan dimulai dengan menghadapi Chicago Bulls.

Babak play-off sendiri akan dimulai pada 18 April 2009 dengan menganut sistem Best of Seven Games.

Jadwal Play-off NBA (Putaran Pertama)

Wilayah Timur

Cleveland Cavaliers vs Detroit Pistons
Boston Celtics vs Chicago Bulls
Orlando Magic vs Philadelphia 76ers
Atlanta Hawks vs Miami Heat

Wilayah Barat
Los Angeles Lakers vs Utah Jazz
Denver Nuggets vs New Orleans Hornets
San Antonio Spurs vs Dallas Mavericks
Portland Trailblazers vs Houston Rockets ( roz / arp )

Cavaliers Gagal Samai Rekor Celtics

Narayana Mahendra Prastya - detiksport


Cleveland - Cleveland Cavaliers gagal menyamai rekor laga kandang terbaik yang dicetak oleh Boston Celtics hampir 25 tahun yang lalu. Penyebab kegagalan itu adalah kekalahan dari Philadelphia 76ers.

Dalam pertandingan yang digelar di Quicken Loans Arena, Cleveland, Kamis (16/4/2009) siang WIB, Cavs memiliki kesempatan untuk menyamai rekor Boston Celtics yang mencatat 40 kali kemenangan kandang pada musim 1985/86.

Namun upaya itu gagal usai Sixers menekuk tuan rumah dengan skor tipis 111-110 lewat pertandingan yang harus dituntaskan lewat babak overtime.

Andre Miller dan Andre Iguodala menjadi kunci kemenangan Sixers dengan masing-masing menyumbang 30 poin dan 24 poin.

Dalam laga ini, tuan rumah tidak memainkan para pemain intinya termasuk sang maskot, Le Bron James. Di dua kuarter awal, tuan rumah unggul cukup jauh 49-37.

Selanjutnya, Sixers bangkit. Bahkan 4.4 detik menjelang kuarter keempat berakhir, tim tamu berbalik unggul 98-95 berkat lemparan bebas yang dicetak Miller. Tembakan tiga angka Daniel Gibson menyelamatkan Cavaliers dan memaksa babak overtime digelar.

Ketika overtime memasuki detik-detik akhir, Sixers sempat unggul 111-108. Lay up Gibson membawa tuan rumah memepet ketinggalan menjadi 110-111. Pemain berusia 23 tahun ini kembali memiliki kesempatan untuk menghadirkan kemenangan bagi Cavaliers. Namun sayang, di kesempatan terakhirnya itu ia gagal karena terpeleset.


Hasil NBA, Kamis (16/4/2009) siang WIB


Sacramento Kings 97-90 Minnesota Timberwolves
Houston Rockets 84-95 Dallas Mavericks
Washington Wizards 107-115 Boston Celtics
Milwaukee Bucks 108-115 Indiana Pacers
Atlanta Hawks 90-98 Memphis Grizzlies
New Jersey Nets 73-102 New York Knicks
Toronto Raptors 109-98 Chicago Bulls
Philadelphia 76ers 111-110 Cleveland Cavaliers
Charlotte Bobcats 73-98 Orlando Magic
Detroit Pistons 96-102 Miami Heat
New Orleans Hornets 98-105 San Antonio Spurs
Denver Nuggets 76-104 Portland Trailblazers
Oklahoma City Thunders 126-85 Los Angeles Clippers
Golden State Warriors 113-117 Phoenix Suns
( roz / arp )